ON24JAM.COM – Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo telah selesai diperiksa selama 5 jam.
Hal itu terkait dugaan kasus pemerasan yang dilakukan oleh ketua KPK, Firli Bahuri terhadap dirinya.
SYL bersamaan dengan mantan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementerian Pertanian Muhammad Hatta (MH) telah keluar dari Bareskrim Polri, Jakarta pada Selasa, 31 Oktober 2023 pukul 19.15 WIB.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Kesepakatan Dagang Trump–Prabowo: Komitmen US$ 20 Miliar & Tarif Baru
Khofifah Absen Diperiksa KPK, Alasan Wisuda Anak Picu Sorotan Publik
Gubernur Jatim Diambang Pemanggilan, KPK Bidik Alur Dana Hibah

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada saat keluar, SYL bungkam tidak memberikan keterangan terkait pemeriksaan yang ia jalani.
Kuasa Hukum keluarga SYL, Jamaludin Koedoboen menjelaskan bahwa SYL dicecar sebanyak 22 pertanyaan.
Baca artikel lainnya di sini : Bursamediaonline.com Melayani Jasa Jual Beli dan Akuisisi Portal Berita yang Masih Berjalan dan Berkualitas
Baca Juga:
Dugaan Korupsi Dana Hibah Jatim, KPK Panggil Anggota DPRD
Presiden Cabut Paksa 4 Izin Tambang Nikel di Raja Ampat: Geopark UNESCO Lebih Berharga daripada Emas
Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar, Komunikasi Strategis Publikasi Press Release
“Tadi persis diperiksa pukup setengah 3 tadi 14.30 WIB, Ada kurang lebih 22 pertanyaan” kata Jamaludin.
Sebelumnya, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.
“Iya benar rencana diperiksa di Bareskrim. Siang ini,” kata Ramadhan.
Sebagai informasi, Polda Metro Jaya menemukan adanya unsur pidana dalam kasus pemerasan.
Baca Juga:
Pemilik UD Sentoso Seal Serahkan 108 Ijazah Eks Karyawan, Publik Kecam Penahanan Dokumen Pribadi
Dua Warga Rusia Eksploitasi Perempuan Lewat Situs Prostitusi Online, Kini Divonis di Pengadilan Bali
Dari Bank Mandiri ke Bank Jatim: Winardi Legowo Siap Bawa Energi Baru Kepemimpinan
Hal itu dilakukan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan kasus korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021.
Adanya temuan tersebut, kini kasus tersebut naik ke penyidikan.***












