ON24JAM.COM – Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto mengaku tidak ambil pusing soal penilaian yang diberikan oleh capres nomor urut 1 Anies Baswedan padanya saat debat capres di Jakarta, Minggu (7/1/2023).
Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat menghadiri ‘Konsolidasi Relawan Prabowo-Gibran Provinsi Riau’ di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Selasa (9/1/2023).
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Kesepakatan Dagang Trump–Prabowo: Komitmen US$ 20 Miliar & Tarif Baru
Prabowo: Pengelolaan Energi Tak Boleh Layani Kepentingan Kelompok Tertentu
Khofifah Absen Diperiksa KPK, Alasan Wisuda Anak Picu Sorotan Publik

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prabowo mengatakan sebagai orang yang lahir di Jakarta, ia sangat menyukai bahasa Betawi, dan kerap menggunakannya di berbagai kesempatan.
Di hadapan ribuan relawan, ia pun menggunakan bahasa tersebut untuk merespons yang terjadi di debat capres.
“Kemarin saya dapat penilaian dari seorang yang kalian tahulah siapa, yang kasih penilaian 11 dari 100.”
Baca Juga:
Gubernur Jatim Diambang Pemanggilan, KPK Bidik Alur Dana Hibah
Rapat Virtual: Prabowo Putuskan Status Pulau Aceh
Presiden Cabut Paksa 4 Izin Tambang Nikel di Raja Ampat: Geopark UNESCO Lebih Berharga daripada Emas
“Jawaban saya sebagai seorang anak Betawi, ‘kalau dari ente mah, emang gue pikirin?'” kata Prabowo.
Prabowo mengakui dirinya memang orang yang tidak bisa bersilat lidah. Sebab bagi dirinya biasa berbicara dari hati.
“Saya dari muda, saya pertaruhkan nyawa saya naik turun gunung membela merah putih, dikasih nilai sekian, emang gue pikirin?” tegas Prabowo.
“Aku begini, aku ngomong dari hati. Tak pandai aku silat lidah. Tak pandai aku bohong-bohongan, tak pandai aku ‘omon-omon’ kosong,” sambung dia
Baca Juga:
Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar, Komunikasi Strategis Publikasi Press Release
Pemilik UD Sentoso Seal Serahkan 108 Ijazah Eks Karyawan, Publik Kecam Penahanan Dokumen Pribadi
Dua Warga Rusia Eksploitasi Perempuan Lewat Situs Prostitusi Online, Kini Divonis di Pengadilan Bali
Konsolidasi Relawan Prabowo-Gibran Provinsi Riau merupakan agenda yang diinisiasi Relawan Gerakan Muslim Persatuan Indonesia Cinta Tanah Air (Gempita).
Selain Gempita, sejumlah relawan dari berbagai kelompok seperti Projo Riau, relawan For Gibran juga hadir di acara tersebut.***












