SATO Dukung Sistem Manajemen Pasokan Darah Generasi Baru Singapura dengan Teknologi RFID

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, 15 September 2026 /PRNewswire/ — SATO, penyedia solusi identifikasi otomatis dan pengumpulan data global, turut memperkuat keamanan dan efisiensi pengelolaan pasokan darah di Singapura melalui penerapan sistem manajemen pasokan darah generasi baru (Next-Generation Blood Supply Management System/NBSM) berbasis teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Sistem ini telah diterapkan oleh Blood Services Group yang bernaung pada Health Sciences Authority (HSA), serta laboratorium bank darah di berbagai rumah sakit pemerintah dan swasta di Singapura. Dengan sistem ini, rumah sakit dapat memesan darah secara daring dan melacak setiap komponen darah secara otomatis sehingga HSA dapat memantau ketersediaan pasokan darah nasional secara lebih efektif.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inisiatif strategis Blood Services Group HSA ini menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang, serta menjaga keselamatan pasien dan kualitas layanan dengan standar tertinggi. Melalui penerapan NBSM berbasis RFID, HSA menetapkan sejumlah sasaran utama, di antaranya: 

  • Meningkatkan produktivitas di seluruh rantai pasok darah, mulai dari HSA hingga rumah sakit.
  • Memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tingkat persediaan darah nasional agar pengelolaannya dapat dilakukan secara efektif, baik dalam kondisi normal maupun saat keadaan darurat.
  • Meningkatkan keamanan darah dan pasien melalui pelacakan serta proses karantina komponen darah yang lebih baik.
  • Menyederhanakan alur kerja HSA sekaligus mempermudah rumah sakit memesan komponen darah sehingga efisiensi operasional secara keseluruhan dapat meningkat.

HSA menunjuk CADI Scientific untuk menggarap proyek NBSM melalui proses tender terbuka. Dalam proyek ini, SATO bertindak sebagai mitra teknologi dengan menyediakan label dan alat pembaca RFID PJM. Teknologi RFID SATO menawarkan kemampuan yang cepat dan akurat, termasuk untuk melacak cairan seperti produk darah. Teknologi tersebut menjadi salah satu fondasi utama sistem NBSM yang dikembangkan CADI.

SATO, HSA, dan CADI memadukan keahlian masing-masing di bidang teknologi RFID, perangkat lunak, dan manajemen pasokan darah untuk mendorong kemajuan penting dalam rantai pasok darah nasional Singapura yang lebih aman dan terlindungi.

Berbekal pengalaman di sektor layanan kesehatan dan layanan darah, SATO terus berkontribusi mengembangkan rantai pasok darah di berbagai negara. Upaya ini didukung teknologi pencetakan label presisi, penerbitan dan pemasangan label secara otomatis, serta teknologi pelacakan RFID PJM yang memenuhi standar internasional ISO 18000-3 Mode 2.

※ Seluruh nama perusahaan dan produk merupakan hak milik dan merek dagang atau merek dagang terdaftar dari pihak terkait.

Tentang SATO
SATO (TOKYO:6287) merancang dan memproduksi perangkat keras, label, dan tag, serta mengembangkan perangkat lunak yang dapat terintegrasi dengan produk pihak ketiga untuk menghadirkan solusi identifikasi otomatis. Solusi ini turut menyederhanakan alur kerja, serta mengumpulkan dan memvisualisasikan data guna mendukung dunia yang semakin terhubung dengan produktivitas, keamanan, jaminan mutu, dan keberlanjutan. Dengan memberikan identitas digital pada berbagai objek, SATO membantu pelaku usaha di sektor ritel, manufaktur, makanan, layanan kesehatan, serta transportasi dan logistik menjalankan operasional secara lebih efisien. Berdiri sejak 1940, SATO kini beroperasi di 27 negara dengan dukungan lebih dari 6.000 karyawan. Pada tahun buku yang berakhir pada 31 Maret 2026, SATO mencatat pendapatan sebesar JPY 163.434 juta (US$1,085 miliar*).
Informasi selengkapnya tentang SATO: www.sato-global.com.
*Berdasarkan nilai tukar rata-rata USD 1 = JPY 150.67

Berita Terkait

HUAWEI eKit Luncurkan Intelligent Office Solution 2.0, Hadirkan Akses Teknologi Cerdas bagi UKM
Manfaatkan Setiap Sinar Matahari, Terangi Wilayah yang Belum Dialiri Listrik: Global Low-Carbon Industry Forum 2026 Bahas Solusi guna Menutup Kesenjangan Akses Listrik
EyeROV: Startup Deep-Tech India Pamerkan Drone Bawah Airnya kepada Para Pemimpin Dunia
Xinhua Silk Road: Tiongkok Buka Kanal Utama dari Sungai ke Laut, Ciptakan Jalur Pintas Perdagangan ke Asia Tenggara
Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI
Program MBA SMU Raih Peringkat Ketiga di Asia dalam QS Global MBA Rankings 2027
INVT Hadirkan Solusi Kelistrikan dan Liquid Cooling untuk Modernisasi Pusat Data di Ajang Data Centre World Asia 2026
Zhou Jianjun dari Huawei: Membangun Solusi AIDC Grid-Interactive untuk Memaksimalkan Token per Watt

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:31 WIB

HUAWEI eKit Luncurkan Intelligent Office Solution 2.0, Hadirkan Akses Teknologi Cerdas bagi UKM

Jumat, 18 September 2026 - 08:27 WIB

Manfaatkan Setiap Sinar Matahari, Terangi Wilayah yang Belum Dialiri Listrik: Global Low-Carbon Industry Forum 2026 Bahas Solusi guna Menutup Kesenjangan Akses Listrik

Jumat, 18 September 2026 - 06:26 WIB

EyeROV: Startup Deep-Tech India Pamerkan Drone Bawah Airnya kepada Para Pemimpin Dunia

Jumat, 18 September 2026 - 02:43 WIB

Xinhua Silk Road: Tiongkok Buka Kanal Utama dari Sungai ke Laut, Ciptakan Jalur Pintas Perdagangan ke Asia Tenggara

Jumat, 18 September 2026 - 01:25 WIB

Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI

Berita Terbaru

The Taiwan Design Research Institute (TDRI), with support from the Department of Industrial Technology (DoIT), Ministry of Economic Affairs, and the APEC Policy Partnership for Science, Technology and Innovation (PPSTI), hosted the “2026 APEC International Seminar on AI-Driven Design Innovation” on Sept. 16. The event brought together experts from government, industry, academia, and research institutions across eight APEC economies—Indonesia, Japan, Korea, Malaysia, Peru, Philippines, Chinese Taipei and Thailand—to explore AI-driven design innovation and digital transformation for micro, small, and medium enterprises (MSMEs), and to discuss new directions for regional cooperation in design innovation across the Asia-Pacific. Photo courtesy of TDRI.

Pers Rilis

Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI

Jumat, 18 Sep 2026 - 01:25 WIB