Gandeng Pemerintah Swiss, BNPB Lakukan Penguatan Soal Peringatan Dini Banjir Lahar di Gunung Semeru

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNPB bekerja sama dengan Pemerintah Swiss melakukan serangkaian kegiatan penguatan peringatan dini. (Dok. BNPB)

BNPB bekerja sama dengan Pemerintah Swiss melakukan serangkaian kegiatan penguatan peringatan dini. (Dok. BNPB)

SURABAYAON24JAM.COM – BNPB bekerja sama dengan Pemerintah Swiss melakukan serangkaian kegiatan penguatan peringatan dini.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Terkait bahaya banjir lahar dingin di Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada 20 – 24 Januari 2025.

Semeru merupakan gunung api aktif yang sangat berpotensi menyebabkan bahaya sekunder di wilayah tersebut.

Beberapa kegiatan dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Swiss Agency for Development and Cooperation (SDC).

Antara lain lokakarya, diskusi kelompok terpusat dan survei lokasi merupakan penguatan sistem peringatan dini banjir lahar.

Setiap tahun, ketika musim hujan tiba, warga yang berada di lereng dan sungai yang berhulu dari puncak gunung, berpotensi terpapar ancaman bahaya banjir lahar.

Dalam kegiatan lokakarya, Direktur Peringatan Dini BNPB Afrial Rosya menyampaikan, peringatan dini melibatkan semua instansi dari tingkat pusat sampai dengan tingkat daerah.

Integrasi sistem yang ada harus dilakukan dan tidak bisa bekerja sendiri apalagi terkait dengan peringatan dini banjir lahar.

“Banjir lahar melibatkan kerja sama dari berbagai pihak seperti instansi pemantau ancaman bahaya, dinas terkait dan masyarakat sebagai penerima manfaat peringatan,” ujar Afrial.

Constance Jaillet, Program Manager SDC juga menyampaikan Swiss mempunyai pengalaman serupa banjir lahar tetapi diakibatkan oleh runtuhan material (debris).

Menurutnya, untuk merespons peringatan dini banjir lahar, perlu kerja sama berbagai pihak.

Ia mengatakan, berbagi data dan peran para aktor dalam peringatan dini banjir sangat penting.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Di samping itu, Constance mengatakan, pemantauan banjir lahar perlu memberikan waktu lebih lama untuk persiapan evakuasi.

Bukan mendadak dalam hitungan menit atau detik ketika debris sudah menjadi ancaman banjir.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Perlu adanya platform dalam membangun sistem pemantauan terintegrasi antar pihak sehingga bermanfaat bagi warga terdampak,” tambah Constance.

Selain penguatan dalam integrasi pemantauan lahar, diperlukan juga pembangunan sirene sebagai media diseminasi peringatan dini ke masyarakat.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Sirine dapat mempercepatkan menyampaikan diseminasi ancaman lahar dingin.

Kecepatan lahar dingin mengalir dapat melebihi kecepatan awan panas oleh karena itu dibutuhkan media diseminasi seperti sirine.

Tetapi tentunya pemasangan sensor dan sirene perlu memperhatikan keberlanjutan pemeliharaan peralatan.

Sementara itu, pada lokakarya rencana penentuan lokasi sirine pada tanggal 21 Januari 2024 Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang Patria DH menyampaikan, dinamika yang ada di masyarakat memang sangat variatif.

Sehingga peran masyarakat memang sangat penting untuk keberlanjutan program yang ada, baik perawatan alat hingga kesiapan masyarakat untuk merespons setiap informasi dan risiko yang ada.

Ia menambahkan, komitmen keberlanjutan memerlukan peran kuat antara pemerintah daerah dan warga mulai dari adanya penganggaran, personal yang memantau peralatan dan keamanan dari pencurian.

Rangkaian kegiatan ini melibatkan peran para ahli di BMKG, PVMBG, PU, BBWS, BNPB dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dalam integrasi pemantauan lahar dingin.

Sistem pemantauan akan diperkuat melalui sensor hidrologi, dan geologi yang diperlukan.

Selain itu penentuan lokasi sirine juga melibatkan peran kepala desa, Forum Pengurangan Risiko Bencana Lumajang dan warga dalam menentukan titik lokasi yang tepat dan keberlanjutan pemeliharaan peralatan.

Rencananya kegiatan ini akan diteruskan dengan pembangunan sirine, sensor dan penguatan kapasitas warga.

Letusan besar Gunung Semeru pada tahun 2021 menyebabkan 64 orang meninggal dan lebih dari 10.000 jiwa mengungsi.

Sedangkan periode Januari sampai dengan Juli 2023, banjir lahar merusak infrastruktur publik, seperti jembatan dan rumah.

Artikel di atas, sebelumnya telah dipublikasikan di portal berita Hellojatim.com. Terima kasih.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Businesstoday.id dan Harianekonomi.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoekspres.com dan Hallopresiden.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Sulawesiraya.com dan Harianjayakarta.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

3 Hari Pencarian, 5 Santri Tewas dalam Tragedi Ponpes Al Khoziny
Khofifah Dipanggil KPK, Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Terungkap
Kasus Hibah Pokmas Jatim, Khofifah Diperiksa KPK sebagai Saksi
Khofifah dan Dana Hibah: Panggilan KPK yang Belum Juga Terjawab
Dugaan Korupsi Dana Hibah Jatim, KPK Panggil Anggota DPRD
Gunung Raung Meletus Pagi Hari, Warga Jember Terpapar Abu Tipis
Kejaksaan Negeri Ngawi Tahan Legislator Golkar, Terlibat Korupsi Pembebasan Lahan dan Pajak Daerah
Tim SAR Fokuskan Pencarian Korban Longsor Trenggalek Gunakan K9 dan Kesaksian Saksi Mata

Berita Terkait

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:28 WIB

3 Hari Pencarian, 5 Santri Tewas dalam Tragedi Ponpes Al Khoziny

Jumat, 11 Juli 2025 - 06:18 WIB

Khofifah Dipanggil KPK, Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Terungkap

Kamis, 10 Juli 2025 - 14:49 WIB

Kasus Hibah Pokmas Jatim, Khofifah Diperiksa KPK sebagai Saksi

Selasa, 1 Juli 2025 - 15:15 WIB

Khofifah dan Dana Hibah: Panggilan KPK yang Belum Juga Terjawab

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:15 WIB

Dugaan Korupsi Dana Hibah Jatim, KPK Panggil Anggota DPRD

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB