SURABAYAON24JAM.COM – Beedar luas di media sosial dan juga jaringan WhatsApp Grup (WAG) video tentang penganiayaan oleh sekelompok warga terhadap petugas pemilu.
Yakni Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), hal ini me nyebabkan salah satu TPS tidak bisa melaksanakan pemungutan suara.
Dalam video tersebut dinarasikan, terjadi di Madura, Jawa Timur di sebuah desa, karena tidak bisa memilih.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Kesepakatan Dagang Trump–Prabowo: Komitmen US$ 20 Miliar & Tarif Baru
Khofifah Absen Diperiksa KPK, Alasan Wisuda Anak Picu Sorotan Publik
Gubernur Jatim Diambang Pemanggilan, KPK Bidik Alur Dana Hibah

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan karena tidak mendapat kartu sehingga Ketua PPS nya didatengin ke rumahnya lalu dibacok.
Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menegaskan dan memastikan bahwa informasi terkait KPPS dibacok itu adalah hoaks alias menyesatkan publik.
Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi dan memprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya.
Baca Juga:
Presiden Cabut Paksa 4 Izin Tambang Nikel di Raja Ampat: Geopark UNESCO Lebih Berharga daripada Emas
Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar, Komunikasi Strategis Publikasi Press Release
Pemilik UD Sentoso Seal Serahkan 108 Ijazah Eks Karyawan, Publik Kecam Penahanan Dokumen Pribadi
Baca artikel lainnya di sini : Jalankan Check and Balance, PDI Perjuangan Nyatakan Siap Berjuang sebagai Oposisi di Luar Pemerintahan
“Video terkait kasus KPPS yang dibacok itu adalah informasi hoaks, tolong jangan disebarkan,” kata Kombes Dirmanto, Kamis (15/2/2024).
Ditegaskannya, suasana di desa tersebut sudah kondusif setelah mediasi berjalan lancar. Pemungutan suara di TPS tersebut juga berjalan aman.
Lihat juga konten video, di sini : Quick Qount Unggul, Gibran Rakabuming Raka Berencana Sowan ke Pasangan Calon Nomor 1 dan 3
Baca Juga:
Dua Warga Rusia Eksploitasi Perempuan Lewat Situs Prostitusi Online, Kini Divonis di Pengadilan Bali
Dari Bank Mandiri ke Bank Jatim: Winardi Legowo Siap Bawa Energi Baru Kepemimpinan
Letusan Setinggi 700 Meter Guncang Pagi Lumajang dan Malang, Gunung Semeru Kembali Erupsi.
Dimbau kepada seluruh Masyarakat, agar tidak menyebarkan informasi hoax yang meresahkan masyarakat.
“Saring dulu sebelum sharing, pastikan kebenarannya,” tandasnya.***
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional Cekfaktanya.com
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Terkinipost.com dan Bisnispost.com
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.










