Terseret Arus Sungai Tawang Sejauh 1 Kilometer, Jasad Balita Madiun Ditemukan di Desa Tetangga

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 12 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad Balita usia 4 tahun, Alghaisan Hafiz Fahrezi, warga Desa Jatisari, Madiun  ditemukan. (Dok. Fin)

Jasad Balita usia 4 tahun, Alghaisan Hafiz Fahrezi, warga Desa Jatisari, Madiun ditemukan. (Dok. Fin)

SURABAYA24JAM.COM – Jasad Balita usia 4 tahun, Alghaisan Hafiz Fahrezi, warga Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, akhirnya ditemukan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Jasadnya ditemukan pada, Ahad (11/2/2024), setelah sempat hilang sehari semalam.

Jasad korban ditemukan Tim SAR gabungan, tergeletak di bibir sungai, menembus wilayah Desa Nglandung, Kecamatan Geger, berjarak sekira 500 sampai 1 kolometer dari titik terceburnya.

Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Supriyanto dan Sriyani itu, menemukan korban dalam keadaan tak bernyawa.

Posisinya terlentang di bibir sungai, mengenakan celana pendek dan kaos lengan pendek.

“Alhamdulilah, korban yang hilang kemarin, hari ini sudah ditemukan,” kata Boby Saktia Putra Lubis, Kepala BPBD Kabupaten Madiun, menjawab jurnalis.

Baca artikel lainnya di sini : Jalur Alternatif Madiun – Magetan, Jawa Timur Terhalang Pohon Tumbang, Arus Lalu Lintas Tersendat

“Ditemukan di perairan, dekat jembatan Desa Nglandung,” imbuhnya.

Jasad korban langsung dievakuasi, dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarganya.

Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto Ucapkan Terima Kasih, 600 Ribu Warga Tumpah di Kampanye Akbar Prabowo – Gibran

Sebelum diterimakan keluarganya, jasad korban dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis Puskesmas dan aparat kepolisian setempat.

“Iya, sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” tutur Pusdalops BPBD Kabupaten Madiun.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“Ditemukan di sungai Desa Nglandung, dekat pohon Kamboja. Langsung dibawa ke rumah duka untuk otopsi,” imbuhnya.

Kepala Desa Jatisari, Eko Aris Setiawan, membenarkan penemuan jasad salah seorang warganya.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Aris yang selalu berada di lapangan untuk melakukan koordinasi dengan pihak SAR, memperkirakan titik penemuan jasad korban berjarak antara 500 sampai 1 kilometer.

“Sudah ketemu barusan. Terbawa arus sungai sampai masuk Desa Nglandung. Jaraknya sekira 500 sampai 1 kilometer lah, kira-kira,” kata Aris.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Aparat kepolisian yang memeriksa jasad korban, tidak menemukan sesuatu yang ganjil dan mencurigakan atas kematian korban.

Tewasnya korban diduga terpeleset laku jatuh ke sungai dan tenggelam, saat dia bermain di sekitar Sungai Tawang yang tak jauh dari rumahnya.

Jasad korban diserahkan kepada pihak keluarganya, untuk segera dimakamkan.

Aparat kebencanaan setempat menghimbau kepada masyarakat luas, agar senantiasa mewaspadai segala kemungkinan buruk yang terjadi di sekitarnya.

Terlebih saat ini masih berlangsung musim penghujan.

Dampak negatif berupa terpeleset masuk sungai, angin puting beliung, pohon tumbang, tanah longsor, banjir dan bentuk bencana lainnya masih mungkin terjadi. (fin).***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari Jawa Timur Hellojatim.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Harianindoneisa.com dan Aktuil.com

Berita Terkait

3 Hari Pencarian, 5 Santri Tewas dalam Tragedi Ponpes Al Khoziny
Khofifah Dipanggil KPK, Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Terungkap
Kasus Hibah Pokmas Jatim, Khofifah Diperiksa KPK sebagai Saksi
Khofifah dan Dana Hibah: Panggilan KPK yang Belum Juga Terjawab
Dugaan Korupsi Dana Hibah Jatim, KPK Panggil Anggota DPRD
Gunung Raung Meletus Pagi Hari, Warga Jember Terpapar Abu Tipis
Kejaksaan Negeri Ngawi Tahan Legislator Golkar, Terlibat Korupsi Pembebasan Lahan dan Pajak Daerah
Tim SAR Fokuskan Pencarian Korban Longsor Trenggalek Gunakan K9 dan Kesaksian Saksi Mata

Berita Terkait

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:28 WIB

3 Hari Pencarian, 5 Santri Tewas dalam Tragedi Ponpes Al Khoziny

Jumat, 11 Juli 2025 - 06:18 WIB

Khofifah Dipanggil KPK, Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Terungkap

Kamis, 10 Juli 2025 - 14:49 WIB

Kasus Hibah Pokmas Jatim, Khofifah Diperiksa KPK sebagai Saksi

Selasa, 1 Juli 2025 - 15:15 WIB

Khofifah dan Dana Hibah: Panggilan KPK yang Belum Juga Terjawab

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:15 WIB

Dugaan Korupsi Dana Hibah Jatim, KPK Panggil Anggota DPRD

Berita Terbaru