Terutama pada Badan Usaha yang Dianggap Basah, Bersih-bersih BUMN Sudah Lama Ditunggu Masyarakat

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 7 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah, KH Masyhuril Khamis. (Facebook.com/@UMN Al Washliyah)

Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah, KH Masyhuril Khamis. (Facebook.com/@UMN Al Washliyah)

ON24JAM.COM – Langkah bersih-bersih di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah lama ditunggu masyarakat.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Karena itu langkah Menteri BUMN dan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang akan mengusut dugaan korupsi dana pensiun diapresiasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah, KH Masyhuril Khamis

Kiai Masyhuril menegaskan bahwa upaya bersih-bersih di BUMN sebenarnya sudah lama ditunggu masyarakat.

Dia menanggapi langkah Erick Thohir yang melapor ke Kejagung tentang dugaan korupsi dan penyimpangan pengelolaan dana pensiun BUMN

Baca artikel lainnya di sini: Soal Penyelewengan di Dana Pensiun, Menteri BUMN Erick Thohir Sebut 70 Persen Tidak Sehat

“Upaya bersih-bersih di BUMN sebenarnya sudah lama ditunggu masyarakat,” kata Kiai Masyhuril, Kamis, 5 Oktober 2023.

“Tidak hanya pada sektor-sektor yang mudah dibersihkan tapi pada sektor badan usaha yang dianggap basah,” imbuhnya.

Dalam kondisi ini, lanjutnya, rakyat tentu menanti kepedulian pihak berwenang untuk lebih serius memberantas korupsi tanpa pilih-pilih atau tanpa tebang pilih.

Langkah pembersihan pemberantasan korupsi, menurutnya, akan menaikkan kepercayaan publik.

“Harapan kami tentu dikerjakan dengan serius, tanpa ada sesuatu di balik itu, dan Kejaksaan Agung atau KPK harus benar-benar menindak siapapun yang terlibat, termasuk jika ada orang penting di sana,” ujar Kiai Masyhuril.

Sebagaimana diketahui, Erick Thohir yang banyak disebut sebagai cawapres pilihan anak muda ini, melaporkan dugaan korupsi dan penyimpangan pengelolaan dana pensiun BUMN ke Kejagung.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Dalam kesempatan itu Erick Thohir menjalin kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)

Erick Thohir menyampaikan ada sebanyak 70 persen atau sekitar 34 dari 48 dana pensiun BUMN yang dalam kondisi kronis parah akibat dugaan korupsi, dan penyalahgunaan keuangan.***

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Gudang Garam Diterpa Isu PHK Massal, Pemerintah Pastikan Modernisasi Terus Diawasi
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern
Zulhas: Konflik Kopdes Pucangan Selesai, Distribusi Energi Jalan Lagi
Kinerja 7 Saham Prajogo Pangestu: Dari IPO Spektakuler Hingga ARA Beruntun
Kesepakatan Dagang Trump–Prabowo: Komitmen US$ 20 Miliar & Tarif Baru
Investor Harus Fokus ke Fundamental dan Peluang Sektor Keuangan
Impor 1.573 Sapi Perah Dorong Produksi Susu Nasional dan Peternakan Lokal
Prabowo: Pengelolaan Energi Tak Boleh Layani Kepentingan Kelompok Tertentu

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 15:45 WIB

Gudang Garam Diterpa Isu PHK Massal, Pemerintah Pastikan Modernisasi Terus Diawasi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Senin, 28 Juli 2025 - 08:00 WIB

Zulhas: Konflik Kopdes Pucangan Selesai, Distribusi Energi Jalan Lagi

Kamis, 17 Juli 2025 - 09:48 WIB

Kinerja 7 Saham Prajogo Pangestu: Dari IPO Spektakuler Hingga ARA Beruntun

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:20 WIB

Kesepakatan Dagang Trump–Prabowo: Komitmen US$ 20 Miliar & Tarif Baru

Berita Terbaru