Wapres Ma’ruf Amin Berikan Tanggapan Soal Kabar Pengunduran Diri Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 20 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. (Facebook.com/@KH. Ma'ruf Amin)

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. (Facebook.com/@KH. Ma'ruf Amin)

SURABAYAON24JAM.COM – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menanggapi kabar pengunduran 15 menteri dari Kabinet Indonesia Maju.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Wapres Ma’ruf Amin menepis isu pengunduran 15 menteri dari Kabinet Indonesia Maju.

Dia menilai para menteri di kabinet bekerja dengan baik.

“Ya, dari yang saya tahu tidak ada isu-isu di dalam. Yang saya rasakan tidak ada isu adanya pengunduran menteri ya,” ujar Ma’ruf

Waspres menyampaikan dalam keterangan pers seperti dalam video dari Setwapres, Jumat 19 Januari 2024.

Baca artikel lainnya di sini : Soal Kabar Pengunduran Diri Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Berikut Tanggapan Presiden Jokowi

Lebih lanjut Ma’ruf mengungkapkan bahwa mengetahui isu tersebut hanya dari media.

Dia menekankan rapat kabinet berjalan dengan baik dan tak ada masalah.

“Memang saya baca di medsos, saya dengar juga di televisi, di media seperti itu.”

Lihat konten video lainnya, di sini: Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara, Ristadi : Tenang Pak Prabowo, Pekerja Buruh Bersama Bapak

“Tapi di dalam tidak ada apa-apa, ya seperti bekerja saja dengan baik dan rapat-rapat kabinet seperti tidak ada masalah. ,” tuturnya.

“Saya kira yang saya tahu tidak ada, semua bekerja dengan baik,” sambungnya.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Kendati begitu, Wapres menyebut memang ada menteri yang menjadi capres, cawapres, hingga tim sukses.

Namun, dia mengaku belum mendapatkan laporan terkait dampak dari menteri yang terlibat dalam proses pemilu itu.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Apakah ada pengaruhnya karena banyak aktif menteri di… ada yang jadi calon presiden, calon wakil presiden, dan tim sukses dan sebagainya.”

“Saya belum mendapatkan laporan pengaruhnya apa, tidak,” terangnya.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

“Kalau aturannya kan memang boleh dengan satu catatan supaya kinerjanya tidak berkurang.”

“Hasilnya seperti apa mungkin sedang dievaluasi, nanti seperti apa.”

“Kalau memang menurun tentu harus dievaluasi aturan-aturannya,” imbuhnya.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut isu mundurnya sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) hanya desas-desus.

Desas-desus itu sengaja dihembuskan untuk menggoyang pemerintahan yang sudah berjalan dengan baik.

Pernyataan Moeldoko ini menanggapi pernyataan ekonom senior Faisal Basri, yang mengatakan ada sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju yang siap mundur dari kabinet.

Moeldoko memastikan kabinet Presiden Jokowi tetap solid dan terus bekerja mengejar target pembangunan.

Terlebih pemerintah memiliki program-program strategis yang harus segera diselesaikan.

“Waktu kita bekerja tinggal beberapa bulan, kita punya program strategis, itu yang harus difokuskan bahkan kecepatannya ditingkatkan.”

“Semua menteri bekerja dengan baik, dan kita di kabinet tetap solid mengejar pembangunan,” jelasnya.***

Berita Terkait

Khofifah Absen Diperiksa KPK, Alasan Wisuda Anak Picu Sorotan Publik
Gubernur Jatim Diambang Pemanggilan, KPK Bidik Alur Dana Hibah
Pelantikan Rektor UPI Ricuh, DPR Nilai Langgar Kedaulatan Bahasa
Rapat Virtual: Prabowo Putuskan Status Pulau Aceh
Dua Warga Rusia Eksploitasi Perempuan Lewat Situs Prostitusi Online, Kini Divonis di Pengadilan Bali
Aksi Premanisme yang Mengatasnamakan Organisasi Kemasyarakatan Bikin Resah Presiden Prabowo Subianto
Tim Gabungan Tangkap Seekor Buaya dari Sungai Sangatta, Diduga Memangsa Bocah Usia 10 Tahun
KPK Ungkap Alasan Penggeledahan Rumah Senator DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti di Surabaya

Berita Terkait

Selasa, 24 Juni 2025 - 14:09 WIB

Khofifah Absen Diperiksa KPK, Alasan Wisuda Anak Picu Sorotan Publik

Senin, 23 Juni 2025 - 10:24 WIB

Gubernur Jatim Diambang Pemanggilan, KPK Bidik Alur Dana Hibah

Jumat, 20 Juni 2025 - 08:05 WIB

Pelantikan Rektor UPI Ricuh, DPR Nilai Langgar Kedaulatan Bahasa

Rabu, 18 Juni 2025 - 07:52 WIB

Rapat Virtual: Prabowo Putuskan Status Pulau Aceh

Jumat, 23 Mei 2025 - 10:29 WIB

Dua Warga Rusia Eksploitasi Perempuan Lewat Situs Prostitusi Online, Kini Divonis di Pengadilan Bali

Berita Terbaru