SURABAYA24JAM.COM – Capres nomor urut dua Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak takut jika tidak memiliki jabatan.
Hal itu diungkapkannya menanggapi tuduhan capres Anies Baswedan mengenai apa yang disebutnya ‘ordal’ (orang dalam).
“Saya tidak takut tidak punya jabatan, Mas. Saya sudah siap mati untuk negara ini,” kata Prabowo menjawab Anies saat debat capres di kantor KPU, Jakarta, Selasa 12 Desember 2023 malam.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Kesepakatan Dagang Trump–Prabowo: Komitmen US$ 20 Miliar & Tarif Baru
Prabowo: Pengelolaan Energi Tak Boleh Layani Kepentingan Kelompok Tertentu
Khofifah Absen Diperiksa KPK, Alasan Wisuda Anak Picu Sorotan Publik

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prabowo melanjutkan, dalam proses demokrasi, rakyat merupakan pemegang kekuasaan tertinggi negara.
Sejalan dengan itu, rakyatlah yang memutuskan siapa pemimpin yang pantas untuk membawa Indonesia menjadi lebih baik.
Baca artikel lainnya di sini : Gibran Sering Dinarasikan Takut Debat, Partai Golkar: Insyaallah akan Lebih dari Ekspektasi yang Diharapkan
Baca Juga:
Gubernur Jatim Diambang Pemanggilan, KPK Bidik Alur Dana Hibah
Rapat Virtual: Prabowo Putuskan Status Pulau Aceh
Presiden Cabut Paksa 4 Izin Tambang Nikel di Raja Ampat: Geopark UNESCO Lebih Berharga daripada Emas
“Dalam demokrasi, kekuasaan tertinggi ada di rakyat. Hakim yang tertinggi adalah rakyat.”
“Tanggal 14 Februari, rakyat yang ambil keputusan. Kalau kami tidak bener, rakyat yang akan menghukum,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa dunia politik memang terdiri dari berbagai perspektif.
Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto ke Anies Baswedan soal Persoalan di Papua: Tidak Sesederhana Itu, Pak Anies
Baca Juga:
Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar, Komunikasi Strategis Publikasi Press Release
Pemilik UD Sentoso Seal Serahkan 108 Ijazah Eks Karyawan, Publik Kecam Penahanan Dokumen Pribadi
Dua Warga Rusia Eksploitasi Perempuan Lewat Situs Prostitusi Online, Kini Divonis di Pengadilan Bali
Lalu, masalah yang dianggap pelanggaran etika sudah diselesaikan dengan tindakan yang semestinya oleh pihak berwenang.
“Perkembangan politik itu ada beberapa segi perspektif. Tim saya, para pakar hukum yang mendampingi saya”.
“Menyampaikan bahwa dari segi hukum tidak ada masalah,” imbuhnya.
“Masalah yang dianggap pelanggaran etika sudah diambil tindakan dan keputusan waktu itu oleh pihak yang diberi wewenang,” kata Prabowo.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Sebelumnya, Anies melontarkan pertanyaan terkait putusan Mahkamah Konstitusi.
Yang meloloskan kandidat capres-cawapres di bawah usia 40 tahun dan menyinggung fenomena ‘ordal’.***














